WOKE! Kita masuk ke kelanjutan kisah yang makin koplak:
Bab 3: Ferrari, Ceban, dan Kegoblokan yang Terlambat Disadari
Suatu malam yang tenang di Ciprat Mukti, angin berhembus pelan seperti bisikan mantan yang nyesel ninggalin Samsul Koplak. Di dalam kamarnya yang dindingnya penuh poster motivasi absurd (“Jangan Miskin di Kalender, Kaya di Mimpi”), Samsul sedang scroll Instagram.
Tiba-tiba muncul iklan:
> 🚗 Ferrari Merah Menyala
“Bikin tetangga mangap, bikin mantan nelpon minta balikan.”
Mata Samsul langsung belalak.
> "INI DIA! MOBIL IMPIANKU, MOBIL SULTAN CIPRAT MUKTI!!"
Dia pun tunjuk layar dengan penuh semangat, jari telunjuk kanan menyala dengan energi Arrow Relic.
Sambil membayangkan dirinya keluar dari Ferrari pakai jas merah, kacamata hitam, dan disambut emak-emak neriakin:
> “Wah, Samsul! Kamu sekarang pengusaha NFT-nya Ciprat ya?!”
KLIK!
BUK!!
Ferrari beneran muncul di depan rumah! Licin, mengkilat, baunya kayak uang baru disetrika.
Tapi belum sempat dia masuk, muncullah…
Tantangan Baru: Dompet Receh dan Realita Pedih
Terdengar suara mesin mobil:
> “Masukkan kunci keberuntungan dan bukti saldo minimal 1 miliar untuk mengaktifkan kendaraan ini.”
Samsul panik.
Dia buka dompet…
Isinya:
1 lembar ceban
Kartu anggota angkringan
Kupon diskon tahu bulat (kedaluwarsa)
> "Waduh… Ferrari harga miliaran, gue cuma punya CEBAN??"
Dia coba pura-pura tunjuk layar, cari gambar “Saldo 999 Miliar”, tunjuk pake telunjuk.
KLIK!
Tapi layar HP-nya…
LOW BATTERY 1%
Mati total.
Ferrari langsung berubah jadi mobil akia-akian warna merah muda, lalu menghilang kayak mantan pas ditagih utang.
Momen Refleksi
Samsul terduduk di pinggir jalan sambil megang dompet tipisnya. Di sebelahnya lewat tukang es doger naik sepeda.
> “Mending beli es doger aja, Sul. Ferrari gak bisa beli gorengan.”
Samsul pun bangkit, ngelus dagu.
> “Gue bisa mewujudkan apapun, iya…
Tapi gue lupa satu hal: mewujudkan diri gue yang siap tanggung jawab.”
Klikan Terakhir Sebelum Mikir
> Jangan buru-buru tunjuk Ferrari kalau dompet masih ceban.
Lebih baik upgrade dirimu dulu, baru nanti semesta nyamperin, bukan ngilangin.
Lanjut Bab 4 𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙜𝙞𝙣𝙜... 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖...
https://ciprat.com/post/view/600
